Thursday, March 28, 2013

Kebo Nyusu Gudel

Judul di atas adalah peribahasa Jawa yang bisa diartikan orang tua atau orang yang lebih tua dituntun oleh anaknya atau orang yang lebih muda. Bukan cuma dituntun, bisa juga diajari, digurui, dan lain-lain.

Apa salahnya sebagai orang yang lebih muda kita membenarkan perilaku orang yang lebih tua. Memang kurang sopan, tapi lihatlah dari segi positifnya. Jika anak muda itu memang lebih baik dari yang tua, kenapa tidak?? Jangan lah kita hanya melihat umurnya atau melihat sesuatu dari bentuknya, tapi lihatlah perilakunya dan kelebihannya. Tapi tetap, sebagai anak muda kita harus menghormati mereka. OK?? :D

Bagi orang yang merasa berumur dan tidak ingin dibenarkan tindakannya oleh orang yang lebih muda, tidak apa-apa. Diterima atau tidak pendapat mereka tidak apa-apa, tapi setidaknya instrospeksi dirilah. Apa kekurangan yang tidak kita miliki. Apa yang memang harus kita lakukan. Dan bagaimana kita seharusnya bersikap.

Tua dan muda itu cuma chasingnya, yang membedakan sebenarnya adalah ilmunya