Friday, February 14, 2014

Meletakkan Telur di Satu Keranjang Atau Lebih?

Meletakkan Telur di Satu Keranjang Atau Lebih?
Meletakkan Telur di Satu Keranjang Atau Lebih?
Lebih baik mana meletakkan telur di satu keranjang atau banyak keranjang?

Dari kata-kata di atas pasti ada perbedaan pendapat. Ada yang pro dengan satu keranjang dan juga ada yang kontra. Sama dengan yang meletakkan di banyak keranjang, juga ada pro dan kontra.

Menurut pendapat Dosen saya saat mengajar mata kuliah MK yang kebetulan mengajar mengenai saham, beliau berkata begini "Jika dengan membeli saham di dua perusahaan berbeda, kita mendapatkan hasil yang sama dengan membeli saham di satu perusahaan, lebih baik membeli saham di dua perusahaan berbeda. Karena jika suatu saat ada penurunan nilai saham, turunnya tidak sebanyak ketika membeli saham di satu perusahaan saja."

Meletakkan Telur di Satu Keranjang

Kelebihannya
Fokus. Kita bisa lebih fokus dengan satu bidang usaha.
Lebih mudah memanage karena hanya satu bidang usaha.
Jika omsetnya naik, naiknya pasti sangat besar.
100 + 10% * 100 = 110 (ketika mengalami kenaikan omset 10%)

Kelemahannya
Misal terjadi penurunan omset 10% di usahanya, ya sudah omsetnya akan berkurang sebesar 10%.
100 - 10% * 100 = 90 (ketika mengalami penurunan omset 10%)

Meletakkan Telur di Banyak Keranjang (Misal dua keranjang: A dan B)

Kelebihannya
Jika ada penurunan omset 10% di bidang usaha A maka turunnya omset hanya berdampak pada bidang usaha A, sedangkan bidang usaha B tetap aman.
50 + 50 - 10% * 50 = 95 (ketika mengalami penurunan omset 10% di satu bidang usaha)

Kekurangannya
Tidak fokus.
Lebih sulit memanage.
Jika yang mengalami kenaikan juga hanya satu bidang usaha saja, naiknya tidak bisa sebesar mereka yang fokus pada satu bidang saja.
50 + 50 + 10% * 50 = 105 (ketika mengalami kenaikan omset 10% di satu bidang usaha)


Kesimpulan
Meletakkan telur di satu keranjang atau lebih itu sama saja, ada kelebihan dan kekurangannya dan itu sama-sama kuat.

Saran
Fokus dulu di satu bidang usaha, kalau sudah cukup baik barulah membuka usaha di bidang lainnya.

Kenyataannya
Orang-orang tidak sabar dalam membangun suatu usaha. Satu bidang belum membuahkan hasil, terburu-buru pindah ke bidang usaha yang lain. Jadi hasilnya kurang memuaskan. (baca artikel "Menghasilkan Pendapatan dari Blog - Butuh Waktu, Tenaga dan Biaya"
Kebetulan saya termasuk salah satunya.

Harapan
Kita semua bisa menjadi enterpreneur yang sukses dan mulai. Aamiin aamiin yang Robbal'alamiin.